By November 8, 2012 0 Comments Read More →

LOGISTICS PERFORMANCE MEASUREMENT USING BALANCED SCORECARDS & KPI – (Pasti Jalan)

LOGISTICS PERFORMANCE MEASUREMENT USING BALANCED SCORECARDS & KPI “ Konsep, tahapan implementasi dan studi kasus ”
Hotel Harris Tebet / Hotel Park lane, Jakarta Selatan | 12 – 14 Desember 2012 | Rp. 6.000.000,- 

 

 

 

Training Description

Selama ini manajemen perusahaan mengukur keberhasilan perusahaannya dengan ukuran ukuran finansial. Return on investment (ROI) atau Return on capital employed (ROCE) merupakan ukuran yang paling sering digunakan. Akan tetapi, cukupkah keberhasilan sebuah perusahaan hanya diukur dengan kriteria keuangan ?  Mengapa kita tidak pernah mengukur apa yang menyebabkan keberhasilan atau kegagalan keuangan tersebut ? Para ahli menamakan penyebab keberhasilan itu sebagai performance drivers.

Balanced Scorecard menterjemahkan visi dan misi organisasi kedalam ukuran ukuran keberhasilan perusahaan secara komprehensif . Balanced Scorecard menggunakan objektif keuangan sebagai ukuran keberhasilan dengan tidak melupakan performance drivers keberhasilan keuangan tersebut. Scorecard mengukur performansi organisasi dengan  empat perspektif yaitu : keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta learning and growth.

Seminar ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan komprehensif tentang konsep Balanced Scorecard dan implementasinya dalam sistem manajemen logistik yang telah terbukti keberhasilannya di banyak perusahaan serta  teknik implementasinya. Seminar akan dilengkapi dengan studi kasus dari beberapa perusahaan besar di dunia yang telah berhasil mengimplementasikan pengukuran performansi logistik dengan menggunakan balanced scorecards.

 

Tujuan Pelatihan :

Agar dapat meningkatkan efisiensi penggunaan waktu dan bekerja dengan pengaturan yang taktis, sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas lainnya walau berada dalam tekanan kerja yang banyak.

 

Materi Training :

1.     Pengertian Balanced Scorecard

  • Apa yang dimaksud dengan Balanced Scorecard.
  • Balanced Scorecard sebagai sebuah sistem manajemen.
  • Mengapa perusahaan memerlukan Balanced Scorecard.

2.      Mengukur  Strategi bisnis dari perspektif keuangan.

  • · Keterkaitan objektif keuangan dengan strategi unit bisnis.
  • · Pertumbuhan dan bauran pendapatan.
  • · Reduksi biaya  dan peningkatan produktivitas.
  • · Utilisasi aktiva dan strategi investasi.

3.      Mengukur strategi bisnis dari perspektif pelanggan (customer perspective).

  • Segmentasi pasar.
  • Customer core measurement group.
  • Mengukur customer value preposition.
  • Diskusi dan studi kasus.

4.      Perspektif proses bisnis internal.

  • Internal-business –process value chain.
  • Proses inovasi.
  • Proses operasi.
  • Post sale service.
  • Diskusi.

5.      Learning and growth perspective.

  • Kapabilitas pegawai.
  • Core employee measurement group.
  • Motivasi dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia.
  • Kapabilitas sistem informasi.

6.      Menghubungkan Balanced Scorecard dengan strategi perusahaan.

  • Cause-and –effect relationship.
  • Performance drivers.
  • Linkage to financials.
  • Diskusi.

7.      Developing Corporate Strategy Map

  • Langkah penyusunan strategy map.
  • Studi kasus dan pembahasan beberapa contoh strategy map.

8.      Menerjemahkan Strategy Map menjadi KPI (Key Performance Indicator)

  • KPI di tingkat top management dan corporate.
  • KPI di tingkat unit bisnis.
  • KPI di tingkat individual.

9.      Logistics and Supply Chain Management.

  • Evolusi system manajemen logistic.
  • Aktifitas manajemen logistic.
  • Proses bisnis manajemen logistic.
  • Perlunya pengukuran performansi manajemen logistik.

10.  Disain KPI untuk system manajemen logistik

  • KPI Perspektif pelanggan untuk logistik.
  • KPI perspektif keuangan untuk logistik.
  • KPI perspektif internal business process untuk logistik.
  • KPI perspektif learning and growth untuk logistik.
  • Memilih measures yang benar dalam system logistic.

11.  Membangun Performance Indicators untuk system manajemen logistic.

  • Store and warehouse performance indicators.
  • Material planning and inventory management indicators.
  • Purchasing performance indicators.
  • Customer response performance indicators.

12.  Teknik Penyusunan manual KPI manajemen logistic.

  • Pentingnya dan manfaat manual  KPI dalam implementasi Balanced Scorecards.
  • Praktek penyusunan KPI manajemen logistic.

13.  Studi kasus implementasi Balanced Scorecard dalam manajemen logistic.

Dalam studi kasus ini akan dibahas beberapa contoh implementasi Balanced dalam manajemen logistik  dan penentuan KPI (Key Performance Indicators) di beberapa perusahaan besar.

Trainer

Ir. Asep Saefulbachri , MBA., MM.

Beliau mendapatkan gelar MBA-nya dari Asian Institute of Management pada tahun 1992 dan Magister Management dari sekolah Tinggi Manajemen Bandung (telkom) pada tahun 1996. Lulusan Teknik Industri ITB pada tahun 1981 ini mengikuti banyak training & pelatihan di dalam dan luar negeri, antara lain yang di adakan oleh: Arizona State university USA, ATI-Edmonto, Canada, dan Siemens-Munich West Germany.

Sebagai direktur sebuah training organizer dan konsultan di bidang management, beliau juga aktif memberikan training-training untuk Opration Managenet, Purchashing, Production, Logistic & Supply Chain Management, Business & financial Management, dan lain – lain. Beliau juga memberikan mata kuliah untuk Logistic & Supply Chain Management dan financial Management di program Pasca Sarjana Fakultas Teknik Industri Universitas Pasundan

Investasi :

Rp.5.000.000,- (termasuk materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

Tempat : (mentioned in confirmation letter)

  • Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan
  • Hotel Park lane, Jakarta Selatan

 

 

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit

About the Author:

Post a Comment